ANALISIS TEKNIK LOMPAT JANGKIT MENGGUNAKAN COMPUTER – ASSISTED VIDEO SYSTEM PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 31 July 2010 14:17

 

 

Yadi Sunaryadi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beberapa variabel kinematika yang menentukan prestasi cabang olah raga lompat jangkit yang diperlombakan di PON XVI 2004 Palembang. Pengambilan data menggunakan seperangkat alat analisis gerak termasuk 1 (satu) buah camcorder Sony tipe ZR 70 MC, dengan shutter speed 1/1000 sec dan kecepatan film 25 fps dan software Dartfish 2.5 professional versi 2.4.15.3. Sedangkan sampelnya adalah para pelompat jangkit putra nasional sebanyak 7 orang atlet peserta PON XVI 2004. Hasil analisis menunjukkan bahwa jarak rata-rata yang dapat dicapai selama fase hop, step, dan jump oleh para pelompat jangkit Indonesia adalah 4,75 m, 4,51 m, dan 5,65 m, dengan rasio 32% :30% :38%. Fase yang menghasilkan jarak lompatan terbesar dicapai pada fase jump. Jumlah langkah rata-rata yang dibuat pelompat jangkit Indonesia adalah 18 langkah. Waktu total rata-rata yang digunakan pelompat adalah 06,42 detik. Waktu run-up rata-rata adalah 04,43 detik. Jarak horisontal rata-rata untuk masing-masing fase hop, step, dan jump adalah 0,44 m, 0,50 m, 0,61 m. Waktu take off rata-rata pada fase hop, step, dan jump adalah 0,122 det, 0,148 det, 0,164 det, menunjukkan bahwa kecepatan horisontal semakin kecil, dengan demikian pelompat telah melakukan active landing. Sedangkan dari hasil analisis dengan pendekatan tradisional dengan ideal form atlet lompat jangkit dunia, menunjukkan bahwa hanya Mohamad Junaedi (DKI) peraih medali emas dan Sugeng Jatmiko (Jatim) peraih medali perak, yang memperlihatkan aksi yang cukup efisien dan hampir sama dengan teknik yang ditampilkan atlet lompat jangkit dunia selama fase hop, step, dan jump.

Kata kunci: jump dominated, 2- dimensi, metode tradisional

Yang memerlukan artikel lengkap hubungi E-mail: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Last Updated on Saturday, 31 July 2010 14:20